Retak Tulang Belakang Seperti Jorge Lorenzo, Ini Penjelasannya

29 Jun 2019

Rider MotoGP Repsol Honda Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan hebat saat melaju dalam kecepatan tinggi di Sirkuit Assen, pada 28 Juni 2019. Crash di tikungan tujuh, pebalap Spanyol itu terguling dan terpental ke gravel termasuk hantaman keras di kepala. Motor yang dikendarainya pun mengalami kerusakan sangat parah.

Sebelumnya, Lorenzo juga mengalami crash  di sirkuit Catalunya, yang menyeret juga Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso. Akibatnya, Lorenzo dipastikan absen pada race akhir pekan ini.

"Sang juara dunia lima kali sedang dipindahkan ke Rumah Sakit Groningen setelah kecelakaan hebat di free practice pertama, dia dinyatakan tidak fit untuk sepanjang sisa akhir pekan ini.

Karena jatuh Lorenzo retak tulang belakang T6 dan T8. Cederanya tidak memungkinkan balapan di Assen ataupun di Sachsenring," demikian dikutip dari situs resmi MotoGP.

Diketahui ada 12 segmen pada toraks tulang belakang yang disebut T1 - T12. Itu terletak di tengah tulang belakang antara serviks dan lumbar. Namun ternyata cedera pada jaringan saraf tulang belakang atau akarnya juga berdampak pada fungsi fisik. Tapi ini berbeda-beda, bergantung pada tingkat vertebral yang terkena dampaknya.

T1 vertebra: sisi lengan bawah dan kelenturan pergelangan tangan

T2 vertebra: aspek posterior lengan atas

T3 vertebra: area dada

T4, T5, T6, T7, dan T8 vertebra: otot di dada dan area tubuh tubuh lainnya.

Pasien dengan cedera pada level T1 - T8 mungkin mengalami gangguan fungsi kaki, menurunnya fungsi pada kandung kemih, jari sukar bergerak, bahkan paraplegia atau penurunan fungsi motorik bagian bawah. (yas)



Bagikan artikel ini