Rano Karno Tak Lagi Punya Empedu, Bisa Jadi Penyakit Ini Penyebabnya

16 May 2019

Aktor senior Rano Karno harus kehilangan empedunya. "Empedu ini karena gaya hidup, makan nggak bener. Ini karena pola makan dulu, 45 tahun saya bekerja," demikian Rano Karno menilai penyakitnya.

Mantan Gubernur Banten ini harus menjalani operasi empedu. Setelahnya, ia harus benar-benar menjaga pola makannya. Dia pun mengakui memang mengalami masalah pencernaan. "Sudah harus menjaga. Memang pencernaan saya terganggu," ungkapnya.

Rano Karno juga menceritakan tak ada makanan khhusus hanya saja dia harus menghindari beberapa jenis makanan. "Nggak ada (makanan) khusus karena sekarang udah nggak ada empedu. Jadi makan lemak udah nggak bisa, santan-santan udah nggak," ujarnya.

Meskipun menurut pemeran Doel ini pola makan yang tidak baik menjadi penyebabnya, nyatanya ada penyebab-penyebab lain yang mengharuskan seseorang menjalani operasi empedu.

1. Batu empedu

Dikutip dari Medical News Today, batu empedu adalah benjolan yang berkembang di kantong empedu atau saluran empedu ketika zat tertentu mengeras. Batu empedu yang ada di kantung empedu disebut cholelithiasis. Kantung empedu adalah kantung kecil yang terletak di sisi kanan tubuh di bawah hati dan beberapa bahan kimia di dalamnya dapat memadat menjadi satu besar atau beberapa batu kecil.

Sementara itu, batu empedu juga bisa di saluran empedu atau disebut choledocholithiasis. Saluran yang biasa terlibat adalah saluran kistik dan saluran hati. Batu empedu bisa berukuran mikroskopis hingga sebesar bola golf dan bisa saja jumlahnya mencapai ratusan.

Sebanyak 80 persen orang yang memiliki batu empedu tidak menunjukkan gejala apapun. Dan para ahli menduga 20 persen orang yang memiliki batu empedu di kantung empedu juga memilikinya di saluran empedu.

2. Peradangan di kantung empedu

Peradangan di kantung empedu atau kolesistitis biasanya menyebabkan seseorang harus dioperasi. Dikutip dari Mayo Clinic, kolesistitis biasanya disebabkan penumpukkan batu empedu di kantung empedu atau saluran empedu. Penyebab lainnya bisa karena tumor, infeksi, atau penyakit serius lain. Jika tidak diobati, kolesistitis dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa, seperti pecahnya kantung empedu.

3. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan yang terjadi pada pankreas, kelenjar besar yang ada di belakang lambung dan di sebelah usus kecil. Dikutip dari WebMD, sebagian besar pankreatitis akut disebabkan oleh batu empedu dan konsumsi alkohol berlebihan.

Saat batu empedu menghalangi saluran empedu, maka enzim pankreas akan terhenti dari perjalanannya ke usus kecil dan memaksa mereka kembali ke pankreas. Enzim kemudian mulai mengiritasi sel-sel pankreas, menyebabkan peradangan yang terkait dengan pankreatitis. (yas)



Bagikan artikel ini