Musim Hujan, Waspadai 6 Penyakit Ini!

08 Nov 2018
Ilustrasi.

Bulan November ini musim hujan sudah menyapa beberapa daerah yang ada di Surabaya dari mulai intensitas hujan ringan hingga lebat. 

Musim hujan bisa dibilang sebagai musim rawan penyakit, karena jenis mikroba dan virus berkembang biak di cuaca seperti ini. Apalagi jika kondisi daya tahan tubuh sedang menurun, anda akan rentan terserang penyakit.

Nah, untuk mengetahui jenis penyakit yang sering muncul di musim hujan, berikut ulasannya:

1. Flu dan demam

Penyakit ini sering datang secara bersamaan,  deman disertai flu atau flu lalu disusul dengan deman. Flu sendiri terjadi akibat virus influenza tipe A, B, dan C. Penyebaranya bisa terjadi melalui batuk, bersin maupun menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus. Meski flu bisa sembuh dengan sendirinya, anda harus tetap waspada karena penyakit ini juga dapat mengakibtkan komplikasi seperti gangguan paru-paru (pheunomia).

2. Diare

Penyakit ini ditandai dengan encernya feses yang dikeluarkan dengan intensitas sering dari biasanya. Diare disebabkan oleh bakteri  rotavirus, shigella, bakteri E-coli dan lain sebagainya.

3. Demam tifoid (Tipus/ Tipes)

Infeksi menular disebabkan oleh bakteri Salmonella Thyphi atau Salmonella Paratyphi, yang menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi kemudian masuk ke dalam saluran pencernaan.

Meskipun bukan penyakit yang serius, jika tidak segera di tangani, kondisi ini dapat memgalami komplikasi seperti Pneumonia, Pleuritis. Miokarditis (peradangan otot jantung serta gagal jantung yang berakibat kematian).

4. Demam berdarah dengue (DBD)

Musim hujan yang memicu munculnya genangan air akan menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Nyamuk inilah yang mengakibatkan penyakit deman berdarah yang juga disebut 'break bone' karena terkadang menyebabkan sendi dan otot tulang serasa retak.  Demam berdarah yang parah atau biasa dikenal sebagai dengue Hemorrhagic Fever dapat menyebabkan pendarahan yang serius.

5. Malaria

Infeksi ini menular melalui parasit plasmodium akibat gigitan nyamuk anopheles. Penularan penyakit ini biasanya meningkat pada saat musim   hujan dan berlanjut setelahnya. Jika tidak segera mendapat menanganan, malaria dapat berkembang dan berisiko mengancam nyawa seseorang yang mengalaminnya.

6. Leptospirosis

Penyakit kencing tikus atau Leptospirosis disebabkan oleh baktri spiral yang disebut leptospira interrogans yang berasal dari urine binatang yakni tikus. Anda bisa terkena penyakit ini karena menyentuh air atau tanah yang sudah terinfeksi.

Demam tinggi,  sakit kepala,  mual, muntah, mata merah,  mengigil,  otot betis sakit serta sakit perut adalah gejala yang muncul pada penyakit ini.  Beberapa kasus tertentu penyakit ini dapat menyebabkan gangguan hati, gagal ginjal sampai meningitis.

Tips Atasi Penyakit Musim Hujan

Saat tubuh terserang penyakit di musim hujan,  biasanya kebutuhan cairan akan meningkat. Terutama bagi anda yang mengalami demam,  diare, dan muntah-muntah.

Nah, apa yang harus dilakukan? Tingkatkan konsumsi cairan pada tubuh anda. Bagi orang dewasa cairan tubuh disarankan berkisar 2-2.5 liter perhari. Jika dibagi berdasarka gender, maka wanita dianjurkan minum sekitar 1,6 liter sedangkan pria 2 liter setiap hari.

Selain meningkatkan konsumsi cairan,  menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga harus diperhatikan, seperti biasakan mencuci tangan sebelum makan serta pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah anda, agar anda dan keluarga terhindar dari penyakit selama musim hujan. (pitasari)



Bagikan artikel ini