MPASI dapat menghindarkan anak dari makanan cepat saji.

06 Dec 2018
Ilustrasi.

Makanan pendamping air susu ibu atau biasa dikenal denga MPASI, merupakan makanan yang diberikan pada bayi berumur 6 bulan untuk menyimbangi gizi selain dari ASI. MPASI juga berguna untuk merangsang indra perasa anak agar terbiasa dengan rasa asli makanan, tanpa MSG atau bumbu tambahan lainnya.

"Kalau MPASI berjalan lancar, indra perasa dalam lidah akan terangsang sempurna pada anak, dan saat dia besar dia tidak akan mencari makanan berbumbu atau junk food (makanan cepat saji) karena lidahnya sudah biasa dengan rasa makanan asli. Efeknya tentu saja pada kesehatan anak yang akan terjaga," ujar ahli kesehatan gizi, Prof. Dr. Merryana Adriani, S.KM., M.Kes.

Dia juga menambahkan bahwa MPASI harus dihaluskan agar dapat dicerna dengan baik oleh bayi. "Yang paling penting untuk diketahui setiap bulan ada pergantian makanan, tapi bukan berarti makanan bulan sebelumnya dihentikan tapi ditambahkan ke bulan selanjutnya, misal bulan sebelumnya buah selanjutnya sayur, keduanya diberikan bersamaan agar gizi tetap terjaga," terang Merry.

Selain itu hal penting lainnya yang harus diketahui ibu yang sedang melakukan MPASI, adalah tidak menghaluskan MPASI secara bersamaan agar rasa tidak berubah dan tidak ada rasa makanan yang dominan.

Merry pun memberikan daftar jenis makanan yang baik diberikan untuk anak MPASI usia 6-12 bulan, berikut daftarnya:

- 0-6 bulan : Air Susu Ibu (ASI) 

- 6-7 bulan : karbohidrat, seperti kentang dan gandum 

- 7-8 bulan : sayur-sayuran 

- 8-9 bulan : buah-buahan

- 9-10 bulan : protein hewani, seperti daging

- 10-11 bulan : produk makanan, seperti susu, keju atau yoguart

- 11-12 bulan : makanan orang dewasa. (pts)



Bagikan artikel ini