Mengenal Penyakit Parkinson, Gejala juga Pengobatannnya

23 Apr 2019
Ilustrasi (Foto: google)

Parkinson merupakan penyakit saraf yang memburuk secara bertahap. Hal ini dapat mempegaruhi bagian otak yang berfungsi untuk mengoordinasikan gerak tubuh. Akibatnya, penderita kesulitan mengatur gerak tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan juga menulis. 

Spesialis Bedah Saraf dari Nation Hospital, dr. Achmad Fahmi. SpBS mengatakan, penyakit ini sampai sekarang belum diketahui penyebabnya. Maka dari itu metode penyembuhan pun belum ditemukan. 

"Pengobatan yang dilakukan untuk penderita parkinson bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Bukan untuk menyembuhkan pasien dari penyakit tersebut," ujar Fahmi.

Menurut dia, peningkatan kualitas hidup penderita parkinson dapat dilakukan dengan bantuan medis dan terapi.

"Selain itu dukungan dari keluarga dan sesama penderita parkinson juga menjadi pendukung yang penting," ungkap Fahmi. 

Gejala parkinson, lanjutnya, diketahui dengan TRAP yakni Tremor, Rigid (kekakuan), Akinesia (Perlambatan), dan Pastural Imbalance. 

"Tremor merupakan anggota tubuh penderita bergerak- gerak sendiri pahadal tidak melakukan aktivitas. Gejala ini biasanya tidak disadari oleh penderita parkinson," jelasnya. 

Rigid adalah kekakuan yang terjadi pada otot penderita, sehingga sering menimbulkan pegal saat bergerak. Misalnya, ketika berjalan tidak ada lambaian tangan. 

Akinesia adalah terjadinya perlambatan dalam motorik penderita, baik motorik kasar seperti berjalan maupun motorik halus seperti menulis atau mengancingkan baju. 

"Pada stadium lanjut, ketidakseimbangan yang akan membuatnya mudah jatuh dan terhuyung. Agar lebih stabil penderita harus membungkukkan badan," jelas Fahmi.

Ia lalu menambahkan, pengobatan selain dengan obat-obatan, senam Tai Chi juga dapat dilakukan untuk melatih keseimbangan penderita parkinson. (pita)



Bagikan artikel ini