Mengenal Penyakit Mata Ulkus Kornea, Gejala, Pencegahan dan Penangganan

28 May 2019
Ilustrasi. (Foto: Google)

Ulkus kornea merupakan luka atau borok yang terbuka pada kornea yang diakibatkan oleh infeksi. Kondisi ini tergolong darurat medis, apabila tidak tertanggani dengan baik akan mengakibatkan kebutaan.

Spesialis mata dari Rumah Sakit Mata Undaan (RSMU) Surabaya, dr. IGN Puspajaya, Sp.M menjelaskan, ulkus kornea disebabkan oleh jamur atau bakteri yang masuk kemata dan menyebabkan luka atau borok.

"Biasanya ulkus kornea banyak dialami oleh para petani di daerah, bisa karena kemasukan debu-debu saat panen, tertusuk daun padi atau bisa karena gabah yang masuk mata. Untuk itu harus hati-hati" ungkap dokter sub spesialis Imunologi Infeksi.

Selain petani, ujar Puspajaya, ultus kornea juga bisa terjadi karena pemakaian lensa kontak yang tidak sesuai aturan dan tidak bersih saat memasangnya ke bola mata.

"Pemakaian lensa kontak yang sembarangan tidak bersih, pemakaian lama, dibuat tidur atau memasangnya dengan kuku itu sangat berbahaya bagi mata. Hal itu memudahkan jamur atau bakteri masuk," tambahnya.

Gejala

Gejala ulkus kornea yang paling sering terjadi adalah mata merah disertai penurunan penglihatan yang tajam. "Kalau sudah begini sudah langsung dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan diketahui penyebabnya," himbau Puspa. 

Ia menambahkan, bila sudah terjadi gejala di atas jangan diobati sendiri. Karena hal itu bisa semakin membuat lukanya tambah parah. 

"Banyak yang datang sudah dengan kondisi yang sudah parah, karena dilakukan pengobatan sendiri dengan daun-daunan atau pengobatan lainnya. Jangan, bawa ke dokter saja," tegas Puspa. 

Pencegahan

Pencegahan pada ultus kornea sebenarnya dapat dilakukan. Caranya, sosialisasi kepada pada petani tentang pentingnya menggunakan kacamata safety saat melakukan aktivitas pertanian. Sedangkan pemakaian lensa kontak hendaknya ada edukasi di sekolah sebagai sosialisasi bahaya menggunakan lensa kontak secara sembarangan. 

"Memanfaatkan UKS yang ada disekolah untuk melakukan hal tersebut, jadi anak-anak itu tau bahayanya apa, siapa yang harusnya memakai tidak hanya sekedar gaya-gayaan yang berakibat buruk pada mata," tutur Puspa.

Pengobatan

Pengobatan pada ultus kornea, Puspa menggungkapkan, tergantung pada seberapa parah luka tersebut terjadi pada kornea. Apabila sangat parah bisa dilakukan operasi cangkok kornea dengan menganti lapisan kornea yang rusak, dengan catatan kornea yang dipasang tersebut tidak ditolak oleh tubuh. 

"Tapi memang hanya bisa sembuh 50 persen sampai 60 persen itu sudah sangat bagus," ujar dia. 

Untuk itu, Puspajaya menghimbau untuk selalu mengutamakan keamanan dan kebersihan bila berhubungan dengan mata. (pita)

 



Bagikan artikel ini