Mengenal Miopi, Gejala dan Pengobatan

07 May 2019
Ilustrasi. (Foto: Google)

Miopi merupakan kelainan penglihatan mata yang disebabkan oleh panjangnya bola mata atau lebih lengkungnya kurvatura kornea. Sehingga bayangan dari objek jauh difokuskan di depan retina. Hal ini mengakibatkan penglihatan menjadi kabur saat melihat dengan jarak jauh, dan akan lebih jelas bila melihat dari jarak dekat. Lalu seperti apa gejala miopi dan bagaimana pengobatannya? 

Dokter spesialis mata dari Rumah Sakit Mata Undaan (RSMU) Dr. Lydia Nuradianti, SpM, menjelaskan bahwa gejala miopi yang paling utama ialah pandangan yang kabur saat melihat jauh. 

"Saat ini memang belum banyak diketahui tentang faktor resiko kenapa terjadi miopi. Ada indikasi faktor genetik yang paling berpegaruh dalam hal ini serta resiko terjadinya miopi juga akan meningkat dengan semakin tuanya usia," ungkap dokter dengan sub spesialis glaukoma ini. 

Menurut Lydia, dulu faktor genetik memang berpegaruh banyak. Namun dengan perkembangnya teknologi dan zaman yang tidak kita sadari memaksa kita untuk beraktivitas dengan jarak dekat  juga merupakan salah satu faktor risiko terjadinya miopia. Sebab, mata dipaksa melakukan aktivitas jarak dekat dengan waktu yang lama.

"Penelitian dari Kepler 1611 dan Tacherning 1882 mengatakan miopi lebih meningkat pada tingkat orang yang berpendidikan tinggi, karena aktivitas membacanya lebih tinggi," jelas Lydia. 

 

Pengobatan

Bila saat periksa ke dokter, tutur Lydia, dinyatakan miopi oleh dokter mata sebaiknya harus menggunakan kacamata sebagai alat bantu penglihatan. 

"Kacamata digunakan agar penglihatan jauhnya lebih fokus. Banyak orang menyangka kacamata akan membuat ketergantungan penderita miopi. Sebenarnya bila kacamata tidak dipakai bisa menimbulkan mata malas. Bahkan, mata lama-lama tidak akan berfungsi alias buta," jelasnya. 

Bertambahnya ukuran miopi, papar Lydia juga bukan disebabkan karena kacamata, melainkan gaya hidup, usia maupun faktor genetik.

Selain kacamata, Lydia mengatakan, operasi Lasik (laser in-situ keratomileusis) merupakan hal yang dapat dipilih. Lasik sendiri merupakan prosedur rawat jalan yang dapat mengembalikan kondisi mata menjadi normal terutama, pada mereka yang mengalami rabun jauh atau mata minus.

Namun jangan salah menyangka dulu  lasik ditujukan bukan untuk memgembalikan penglihatan mata, tapi menggantikan kacamata Anda. 

RSMU yang terletak di jalan Undaan Kulon 17-19 Surabaya dapat menjadi rujukan Anda bila ingin periksa mata untuk mencegah miopi atau untuk menanganinya. RSMU sudah berdiri sejak tahun 1933 ini. (pita)

 



Bagikan artikel ini