Mata Kedutan Bukan Berarti Dikangenin, Ini Penyebabnya

25 May 2019

Pernah merasa tiba-tiba kelopak mata kedutan tak tertahankan? Ada yang bilang mata kedutan tanda ada mantan yang rindu, namun sesungguhnya penyebabnya lebih dari itu.

Menurut Donny Suh, MD, profesor di Truhlsen Eye Institute of the University of Nebraska Medical Center di Omaha, pada dasarnya kedutan hanyalah stimulasi berlebihan dari otot mata.

Stimulasi yang berlebihan ini menyebabkan kontraksi otot tanda sadar, yang berbentuk kedutan di kelopak mata. Ada beberapa kondisi yang memicunya, seperti mata kering, penyakit autoimun, penuaan, obat-obatan (antihistamin, antidepresan, dan dekongestan hidung).

"Atau kondisi mata seperti glaukoma, blefaritis (radang kelopak mata), uveitis atau abrasi kornea. Kondisi yang paling sering menyebabkan mata kedutan adalah stres dan kurang tidur. Kemudian mengkonsumsi terlalu banyak kafein, alkohol atau nikotin juga bisa membuat matamu 'berdisko'," sambung Dr Suh, dikutip dari Health.com.

Jika kedutan terjadi dalam jangka waktu yang lama atau membuat pandangan mata berbayang, bentuk pupil yang tidak biasa atau ada kontraksi wajah selain kelopak mata, Dr Suh menyarankan untuk segera memeriksakan ke dokter mata. Karena bisa jadi tanda awal dari kondisi yang lebih serius seperti Bell's Palsy, multiple sclerosis (MS), atau sindrom Tourette.

Jika misalnya kamu mencurigai rasa lelah atau stres yang menjadi pelakunya, maka tidurlah yang cukup atau coba teknik relaksasi.

Kemudian batasi konsumsi kafein, alkohol, dan rokok. Jika penyebabnya adalah mata kering, kamu bisa memberi air mata buatan tetes untuk mengobatinya. Dr Suh juga menekankan pentingnya membatasi waktu untuk melihat gadget, setidaknya istirahatlah tiap 10 menit untuk merilekskan otot mata, dengan menutup mata lalu melihat objek yang jauh.

"Cuma butuh 10 sampai 15 detik, jadi nggak bisa lagi beralasan nggak ada waktu," pungkas Dr Suh. (yas)



Bagikan artikel ini