Lebam Pasca Operasi Plastik, Lumrah Tidak Ya?

04 Oct 2018
Foto: Google

Pada pertemuan dengan sejumlah media, Rabu 3 Oktober 2018 kemarin, Ratna Sarumpaet tak hanya mengaku soal cerita bohong soal lebam di wajahnya. Ia juga menceritakan, apa alasannya mengarang cerita sedemikian rupa. Ia mengatakan, dirinya terkejut, saat terbangun pasca menjalani operasi plastik. Ia mendapati wajahnya lebam tak biasa. Lebam yang dialami, menurutnya tak sama dengan efek bedah  plastik yang sebelumnya sudah pernah ia lakukan, dengan ditangani oleh dr ahli bedah yang sama, yakni dr  Sidik Setiamihardja.

Namun menurut dr Agus Santoso SpBP, lebam seperti yang dialami Ratna adalah yang lumrah terjadi pada pasien yang menjalani operasi plastic. Mengapa demikian? Analoginya, ketika jari kita tergores pisau saat sedang memasak. Sekitaran kulit yang terkena goresan, akan mengalami bengkak. Itu goresannya ada di lapisan teratas kulit. Namun, pada pasien operasi plastik, yang tergores bukan hanya lapisan atas saja, jaringan di bawah kulit juga akan ikut tergores. Inilah yang menyebabkan pasien operasi pelastik akan mengalami lebam seperti yang dialami Ratna.

“Di wajah kita, itu terdapat pembuluh darah yang sangat banyak. Nah ketika terjadi goresan atau luka di wajah kita. Wajar akan terjadi lebam. Apalagi, kalau lukanya diakibatkan oleh operasi plastik, yang memang sengaja menggores kulit dan jaringan di bawah kulit wajah. Bengkak seperti itu, memang biasanya terjadi,”tutur dr Agus.

Selain itu, parah tidaknya lebam yang dialami pasien operasi plastic sangat berpengaruh pada apa yang dilakukan pasien saat sebelum menjalani tindakan bedah plastik. Pada pasien yang sebelum melakukan prosedur bedah sudah pernah melakukan filler misalnya, bengkak yang dialami pasti akan lebih parah. Berbeda dari mereka yang sebelumnya tidak melakukan filler.

Tak hanya itu, penanganan dokter setelah pasien melakukan operasi juga sangat berpengaruh pada kondisi lebam yang dialami. Bisanya, dokter akan menyarankan atau memberikan garment (korset wajah) pada pasien pasca operasi plastik, supaya lebamnya tidak berlebihan. Atau, ada juga yang memberikan pasiennya obat anti bengkak.

“Karena Bu Ratna mengaku melakukan sedot lemak, justru malah menjadi benar kalau bengkak yang dialaminya seperti bagaimana foto yang beredar. Kalau saya, biasanya menggunakan koreset wajah atau obat anti bengkak. Supaya bengkaknya tidak Nampak parah. Nah saya tidak tahu itu Bu Ratna sempat diberi korset wajah, mengonsumsi obat anti bengkak atau tidak,” tambah dr Agus.

Selain itu, dari foto Nampak depan yang menunjukkan wajah Ratna sedang lebam. dr Agus menangkap sepertinya sedot lemak tidak hanya dilakukan di pipi kanan kirinya. Sayatan simetris di mata kanan kiri ratna, menunjukkan adanya prosedur operasi platik yang dilakukan di sana.

“Di matanya kan Nampak ada bekas jahitan ya, dan jahitan itu simetris. Mungkin Bu ratna juga melakukan operasi di kelopak bawah matanya, di kantung matanya.  Mungkin blefaroplasty atau liposuction tapi yang diambil lemak di kantong mata. Kalau ada fotonya yang lebih jelas, observasinya bisa lebih detail. Dokter-dokter bedah plastic, juga pasti bisa langsung tau itu,” ungkap dokter spesialis bedah plastik, di Rumah Sakit Bedah Surabaya itu.



Bagikan artikel ini