Konsumsi Pepaya Meksiko, Puluhan Orang Terinfeksi Bakteri

30 Jun 2019

Sebanyak 62 orang di Amerika Serikat (AS) sakit akibat terinfeksi bakteri Salmonella. Dikutip dari Daily Mail, menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, kasus mulai muncul pada pertengahan Januari hingga 8 Juni 2019. Hingga saat ini belum ada laporan kematian, dengan 23 dari 62 korban infeksi harus dirawat di rumah sakit.

CDC menyarankan masyarakat yang tinggal di Connecticut, Massachusetts, New Jersey, Pennsylvania, and Rhode Island untuk tidak makan pepaya segar dan utuh dari Meksiko. CDC juga menyarankan tidak mencampur apa pun dengan pepaya yang berasal dari Meksiko.

Food and Drug Administration (FDA) meminta importir, penyalur, dan penyedia suplai pepaya untuk menunda penjualan terlebih dulu hingga kasus selesai ditangani.

Kasus Salmonella kali ini diduga berasal dari jenis Salmonella Uganda. Infeksi bakteri Salmonella jarang berdampak pada rasa dan aroma makanan. Bakteri yang hidup di jaringan usus manusia dan burung ini, meninggalkan diri khas pada korban yang terinfeksi. Gejala ini meliputi diare, demam, dan kram perut pada 12-72 jam setelah paparan awal.

Pasien biasanya sembuh sendiri dalam waktu kurang dari 1 minggu, namun pada beberapa kasus biasanya perlu perawatan lebih dulu di rumah sakit. Menurut data CDC, ada 1,2 juta kasus infeksi Salmonella di AS tiap tahun. Sebanyak 450 kasus berujung pada kematian pasien. (yas)



Bagikan artikel ini