Ini Jumlah Kurma yang Disarankan Ahli Gizi

11 May 2019

Berbuka puasa disarankan dengan memilih makanan atau minuman manis, salah satunya adalah buah kurma. Selain mencontoh teladan Nabi Muhammad SAW, berbuka puasa dengan kurma ternyata baik untuk kesehatan.

Sistem pencernaan mengalami istirahat yang cukup panjang setelah berpuasa. Rasa manis pada kurma akan mengembalikan kerja organ tubuh dengan perlahan dan optimal. Meski demikian, jumlah buah kurma yang dikonsumsi harus menjadi perhatian.

Pakar gizi Instalasi Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Triyani Kresnawan, menerangkan bahwa kurma memiliki tingkat karbohidrat yang tinggi. "Apabila dikonsumsi secara berlebihan, akan terjadi penumpukan karbohidrat dan menyebabkan trigliserida," jelasnya.

Triyani mengatakan, 100 gram kurma setara dengan 75 gram karbohidrat. Jika dimakan dalam jumlah banyak, ditambah lagi dengan kolak atau es campur, bisa menyebabkan peningkatan kadar trigliserida dalam darah. "Sehingga dapat memicu penebalan pada dinding pembuluh darah dan Anda pun berisiko terkena stroke dan serangan jantung,” terangnya.

Buah kurma yang boleh dikonsumsi saat berbuka puasa adalah maksimal 10 buah, setelah dikurangi dengan makanan pokok dan lain-lain. “Satu hari enggak mungkin cuma makan kurma saja. Pasti ada nasi, lauk pauk dan sebagainya yang juga memiliki kandungan karbohidrat. Sedangkan dalam satu hari, kebutuhan karbohidrat yang harus dipenuhi hanya 300 gram. Sehingga saya sarankan maksimal 10 butir saja,” kata Triyani. (yas)



Bagikan artikel ini