Dieffenbachia Tanaman Hias Berpotensi Penyebab Keracunan

Dieffenbachia sering ditanam di dalam rumah maupun pekarangan sebagai tanaman hias. Namun di balik cantiknya Dieffenbachia terdapat bahaya keracunan yang seringkali diabaikan oleh masyarakat.

Baru-baru ini, viral di Facebook cerita tentang anak perempuan berusia 4 tahun dari Malaysia, yang dilarikan ke dokter dengan kondisi mulut kaku mengeluarkan air liur.
Menurut keterangan, anak tersebut iseng menggigit tanaman hias Dieffenbachia.

Setelah dicek di internet tentang tumbuhan apa yang digigit putrinya, baru sang ibu tahu bahwa Dieffenbachia yang populer disebut daun bahagia atau bunga bahagia ini termasuk tanaman beracun.

Getahnya mengandung kalsium oksalat yang dapat menimbulkan gatal-gatal, iritasi, muntah, hingga kejang.

Sentra Informasi Keracunan Nasional (Siker) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut Dieffenbachia berpotensi menyebabkan keracunan. Alasannya karena tanaman tersebut mengandung zat aktif kristal kalsium oksalat berbentuk jarum tajam.

"Kristal kalsium oksalat ada di seluruh bagian Dieffenbachia namun yang paling berbahaya ada di bagian batang," tulis keterangan Siker BPOM.

Selain kalsium oksalat, ada juga kandungan enzim proteolitik pada Dieffenbachia. Laporan menyebut kalau enzim proteolitik pada tanaman lain bisa menyebabkan gatal dan bengkak.

"Ketika tanaman Dieffenbachia ditelan atau digosok, kristal jarum dari kalsium oksalat menyebabkan luka awal yang dapat memudahkan enzim proteolitik masuk ke dalam jaringan kulit yang terluka dan menyebabkan jaringan sensitif iritasi, gatal, nyeri, hingga terjadi pembengkakan," jelas Siker BPOM. (yas)



Bagikan artikel ini