Benarkah Ratna Lakoni Sedot Lemak? Ini Penjelasannya dari Ahli Bedah Plastik

04 Oct 2018
Wajah lebam Ratna, pasca melakoni bedah plastik di Rumah Sakit Khusus (RSK) Bina Estetika

Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui, bahwa lebam di wajah yang sempat ia alami, bukan karena dipukuli orang. Namun karena operasi besah plastik. Namun, mana operasi mana yang logis dilakukan Ratna? Sedot lemak seperti yang dijelaskannya? Atau operasi kelopak bawah mata dan facelift seperti dicuitkan Tompi?

Kemarin, Rabu 4 Oktober 2018 ia menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media. Disana ia melakukam klarifikasi, tanpa membuka sesi tanya jawab. Ia mengatakan, melalui pertemuan itu, ia ingin mengakhiri kabar yang beredar bahwa ia telah dipukuli oleh sekelompok orang. Karena faktanya pada 21/9, ia mendatangi rumah sakit khusus bedah, menemui dr Sidik Setiamihardja, ahli bedah plastik. Kedatangannya hari itu adalah untuk melakukan sedot lemak di pipi kanan kirinya, tindakan itu sebelumnya memang telah diaepakati Ratna dengan dokter tersebut.

Pengakuan itu, tak kalah membuat geger masyarakat Indonesia, seperti saat ia mengabarkan kasus pengerokan masa yang dikarangnya. Beberapa pihak yang sebelumnya berempati pada Ratna, kini malah kecewa. Bahkan kubu Prabowo - Sandi berencana melaporkannya ke polisi dan memintanya mundur dari timses koalisi 02. Namun dilain sisi, pengakuan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, secara langsung membuat opini Tompi benar telak.

Sebelum Ratna mengaku, Tompi, penyanyi yang juga dokter bedah plastik itu menyatakan, bahwa lebam yang dialami Ratna, tidak nampak seperti lebam karena dipukuli. Kondisi wajah Ratna saat itu, menurut Tompi merupakan efek yang dihasilkan dari adanya operasi bedah plastik. Mereka yang melalukan facelift dan operasi plastik kelopak bawah mata, akan mengalami lebam seperti yang dialami Ratna. Opini Tompi yang menuai pro dan banyak kontra itu, kini menunjukkan kebenarannya.

Namun, tak seperti yang diduga Tompi, Ratna mengaku ia hanya melakukan sedot lemak pipi kanan kiri. Tetapi, jika dianalisis dari foto yang beredar, sebenarnya apa operasi yang logis telah dijalani Ratna? Untuk menjawabnya, Sapa Dokter telah menghubungi salah satu dokter spesialis bedah plastik di Rumah Sakit Bedah Surabaya, dr Agus Santoso SpBP.

Dari foto yang beredar, close up tampak depan wajah Ratna saat lebam, dr Agus memperkirakan adanya jahitan di kelopak mata bawah dan bawah hidung. Hal itu menunjukkan bahwa Ratna telah dioperasi.

"Dari fotonya, saya melihat ada jahitan di kelopak mata bawah dan bawah hidung. Jadi, pasti yang bersangkutan telah dioperasi. Entah itu operasi rekonstruksi karena habis mengalami pengeroyokan atau operasi estetik," tutur dr Agus. Namun karena sudah terungkap bahwa Ratna tidak mengalami pengeroyokan. Maka, operasi yang dijalaninya memiliki tujuan estetika wajah.

Selain itu, dilihat dari foto yang beredar, nampaknya Ratna tidak hanya melakukan sedot lemak. Adanya bekas luka simetris di mata kanan kiri Ratna, menunjukkan bahwa ia juga melakukan sesuatu di sana. Penjelsannya luka yang dialami oleh pasien operasi sedot lemak (liposuction), biasanya hanya irisan sekitar 2-6 mm. Namun di foto itu, nampak irisan dengan ukuran lebih panjang, sehingga kemungkinan besar operasi yang dialami Ratna bukan hanya operasi liposuction, tetapi lebih cenderung prosedur operasi yg lain. Blefaroplasty (operasi kantong mata bawah), misalnya.

Hasil observasi dr Agus, nampaknya selaras dengan cuitan Tompi di akun twitter pribadinya. Dalam postingannya, Tompi menulis dan berstatemen soal lebam di wajah Ratna yang dinilainya sebagai efek operasi plastik. Tompi pun, sempat menuliskan penjelasan singkat soal efek operasi facelift dan operasi kelopak bawah mata.

Tompi menuliskan, pada pasien operasi kantung mata, biasanya terdapat sayatan di bawah bulu mata, melebar sedikit ke ujung kanan kiri. Apabila dilihat dalam jarak dekat sekali, baru akan paham ada bekas parut garis halus. Kalau operasi facelift, yang paling umum sayatannya di sekitar depan telinga, di batas garis rambut sampai belakang telinga.

Namun, ketika ditanya soal analisis apakah Ratna melakukan facelift, dr Agus tidak dapat memastikan. "Kalau untuk facelift saya tidak bisa berkomentar. Karena saya tidak punya foto sampingnya, sehingga saya tidak bisa melakukan observasi lengkap."



Bagikan artikel ini