Bebas Bakteri, Cuci Alpukat Sebelum Dikonsumsi

14 Apr 2019

Alpukat kaya akan serat dan kandungan vitamin C, E dan K yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meregulasi tekanan darah. Tak cuma itu, sebuah studi mengemukakan bahwa orang yang rutin mengonsumsi alpukat memiliki triglyceride yang lebih rendah. Buah berwarna hijau ini pun diketahui bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Lalu saat mengonsumsi, apakah Anda perlu mencuci alpukat terlebih dahulu atau tidak? Jika selama ini Anda tak pernah mencuci karena berpikir tak memakan kulitnya, maka perbaiki kesalahan itu. Anda harus mencuci alpukat sebelum mengonsumsinya.

Dikutip dari Reader's Digest, Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Desember tahun lalu merilis laporan empat tahunan yang mempelajari 1.500 alpukat terkait kemungkinan adanya bakteri.

Dari laporan itu diketahui kurang dari 1 persen alpukat terbukti positif mengandung salmonella dan sekitar 18 persen mengandung listeria. Itu berarti hampir seperlimanya mengandung bakteri berbahaya di kulit alpukat. Nah, apakah listeria berbahaya?

Jika listeria berjumlah kecil tidak akan menyebabkan penyakit parah pada orang dewasa yang sehat. Namun listeria bisa menjadi lebih berbahaya bagi orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti anak-anak dan wanita hamil, yang mungkin berisiko mengalami listeriosis.

Listeriosis biasanya memiliki gejala, seperti sakit kepala dan leher kaku, tetapi cukup jarang untuk benar-benar mengalaminya. Namun, orang yang berisiko harus berhati-hati, dengan cara menghindarinya. Lalu, bagaimana cara mencuci alpukat?

Pertama, tentukan apakah alpukat sudah matang. Untuk membersihkan, yang diperlukan hanyalah sekali bilas di bawah air dan gosok menggunakan tangan atau dengan bantuan sikat. Selanjutnya, keringkan dengan cara menepuk kering alpukat menggunakan kain sebelum mengiris memakai pisau bersih. (yas)



Bagikan artikel ini