ASI Tidak Lancar, Lakukan 3 Cara Ini

07 Dec 2018
Ilustrasi.

Dalam proses pemberian Air Susu Ibu (ASI), tak semua ibu memproduksi banyak ASI. Beberapa kendala seperti ASI tak lancar atau bahkan tak keluar sama sekali banyak ditemui para ibu usai melahirkan. 

Di sisi lain nutrisi sang bayi tak boleh terabaikan demi menjaga keseimbangan tumbuh kembang si buah hati. Untuk itu dr. Nur Aisyah Widjaja, SpA (K), Spesialis Dokter Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya, memberikan beberapa alternatif untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi, jika ASI mengalami kendala. 

Inilah tiga alternatif untuk menggantikan ASI agar kebutuhan bayi tetap terpenuhi:

1. Pemberian ASI Donor

ASI donor bisa menjadi pilihan untuk mencukupi ASI seorang ibu yang kurang untuk anaknya. Namun, ada beberapa prosedur yang harus diperhatikan, seperti kondisi kesehatan ibu pendonor ASI.

2. Human Milk Fortifier (HMF) 

HMF merupakan suplementasi ASI yang dapat menambah kalori, agar bisa mencukupi nutrisi yang dibutuhkan. Nur menuturkan, setiap 50 cc ASI dapat ditambah 1 sachet HMF.  Tapi kelemahanya harga HMF masih sangat mahal. 

3. Susu Formula

Pilihan terakhir dan banyak digunakan ialah susu formula. Dalam penggunaanya susu formula harus dihitung kebutuhannya. Bayi mempunyai kapasitas lambung 20 cc untuk berat badan per Kilogram (Kg).

"Contohnya bayi bobot 40 kg, maka lambungnya mempunyai kapasitas 80 cc. Jika ASI masih bisa menghasilkan 40 cc, maka susu formula yang diberikan hanya 40 cc," tutur Nur.

Dia pun menambahkan jika ingin ASI berjalan lancar, rangsangan pada payudara harus dilakukan sejak hamil di trimester pertama. "Yang paling penting sang ibu harus selalu berfikir positif dan tidak stres," pesannya. (pts)



Bagikan artikel ini