4 Risiko Masalah Kesehatan Akibat Sering Konsumsi Sosis dan Makanan Beku

Makanan olahan beku seperti sosis, hotdog, nugget dan kornet sering jadi penyelamat bagi orang yang sibuk atau saat kepepet. Akan tetapi kalau terlalu sering diandalkan, risiko kesehatan ini bisa menghantui.

Menurut Lindsey Pfau, RD, sang pendiri Rise Up Nutrition, makanan olahan beku itu adalah makanan yang memiliki zat tambahan dan bahan kimia yang digunakan untuk meningkatkan rasa dan warna serta memperpanjang waktu penyimpanan, seperti dikutip dari Live Strong.

Jika Anda mengonsumsinya untuk sesekali tak masalah, akan tetapi kalau untuk jangka panjang ada risiko kesehatannya.

1. Berat badan meningkat

Penelitian belum secara jelas menyimpulkan bahwa makan makanan olahan secara langsung bisa menyebabkan obesitas, tetapi tampaknya ada hubungan antara mengonsumsi sejumlah besar produk ini dan kenaikan berat badan.

Analisis Desember 2017 yang diterbitkan dalam Current Obesity Reports menunjukkan bahwa empat dari lima studi yang ditinjau menyimpulkan konsumsi makanan olahan dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, sindrom metabolik dan tekanan darah tinggi serta peningkatan total dan kolesterol 'jahat' LDL.

2. Waspada stroke

Sebuah makalah pada Juli 2015 yang diterbitkan di 'Stroke' menunjukkan bahwa ada hubungan antara makanan olahan khususnya daging dan peningkatan risiko stroke. Salah satu teorinya dikarenakan makanan olahan keseringan tinggi sodium. Apalagi ketika kamu makan makanan olahan, sudah keburu kenyang deh dan tidak ada banyak ruang untuk buah-buahan dan sayuran segar, yang tinggi potasium.

Ketika tekanan darah meningkat, aliran darah melalui arteri dibatasi, dan begitu aliran darah ke otak tersumbat ini dapat menyebabkan stroke. Terlebih lagi, kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan pembekuan darah, yang juga dapat menghambat aliran darah ke otak.

3. Penyakit jantung

Tekanan darah tinggi dan stroke saling berhubungan, keduanya pun ada kaitannya dengan penyakit kardiovaskular menurut penjelasan Pfau. Dengan kata lain, mengonsumsi natrium dalam jumlah tinggi juga bisa berperan dalam masalah jantung. Selain itu, makanan olahan sering kali mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Risiko kanker

Daging olahan seperti hotdog dan sosis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal, sehingga mendorong International Agency of Cancer Research (IARC) untuk mengklasifikasikan mereka sebagai karsinogen, seperti dilaporkan oleh American Cancer Society (ACS).

Daging-daging ini telah diasinkan, difermentasi atau diasap sebagai cara untuk meningkatkan waktu penyimpanan atau cita rasa mereka. Faktanya, data yang dikumpulkan dari lebih dari 800 studi menemukan bahwa makan 50 gram daging olahan setiap hari meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18 persen, menurut ACS.

Sebuah studi kohort Januari 2018 terhadap hampir 105.000 peserta yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa makan makanan olahan sering dikaitkan dengan kanker keseluruhan yang lebih tinggi, termasuk risiko kanker payudara. (yas)



Bagikan artikel ini